Kawan, lama
tak berjumpa denganmu :)
Entah siapa
yang kau maksud dalam status-statusmu itu. Tapi aku merasa bahwa orang yang kau
maksud adalah diriku.
Susah memang
menjadi orang yang “perasa”
Tapi jika
memang benar yang dimaksud itu adalah aku, maka inilah jawabanku.
“Ya, aku mengerti”
“ya, aku membacanya”
Bukan
maksudku untuk menghindar dari kalian, terlebih untuk saat-saat ini.
Jika
dulu diriku acuh, itu memang semata-mata karena “insiden kecil” yang bahkan aku
pun tak tau mengapa bisa terjadi. Namun jika untuk saat ini, percayalah itu
bukan dikarenakan hal sepele kekanak-kanakan seperti itu.
Tapi
mungkin tidak salah juga jika kalian menganggap ini sebuah bentuk “pelarian”.
Apa
yang dapat aku lakukan ketika kita berkumpul bersama?
Apa
yang dapat aku ceritakan ketika kalian dengan antusiasnya menceritakan tentang
halaqah di kampus?
Apa
yang dapat aku katakan ketika kalian bercerita tentang perjuangan dakwah di
kampus?
Apa
jawaban yang dapat aku berikan ketika kalian bertanya “bagaimana dengan kamu?”
Atau
bagaimana dengan jilbab kalian yang menutupi badan serta tertiup angin,
sementara aku hanya memakai penutup kepala korban trend mode?
Jujur,
sangat ingin diri ini berjumpa dengan kalian.
Tapi,
saat ini mungkin aku perlu waktu untuk memikirkan jawaban dari
pertanyaan-pertanyaan yang akan keluar dari kalian.
“kamu kok sekarang jadi kayak gini sih?”
“jilbabnya kemana?”
“udah ga ikut halaqah lagi?”
”udah ga ikut LDK lagi?”
Terlalu
takut untuk menghadapi semua itu kawan :)
Maaf
jika perubahanku ini tidak seperti yang kalian mau.
Sebenarnya
aku yakin kalian akan mengatakan “Bagaimanapun kamu sekarang, kamu tetep
sahabatku.”
Sangat-sangat
yakin :)
Tapi
mungkin hanya perlu waktu bagiku untuk memantaskan diri untuk bertemu lagi
dengan kalian :)
0 komentar:
Posting Komentar